Senin, 10 Desember 2012

Resume KSI Pertemuan 12

COBIT 5.0

COBIT 5 merupakan framework bisnis untuk tata kelola dan manajemen organisasi TI. Versi terbaru ini mencakup prinsip global yang telah diakui secara umum untuk meningkatkan kepercayaan dan nilai-nilai dari sistem informasi. COBIT 5 merupakan lanjutan dari COBIT 4.1 dimana terdapat integrasi dengan framework, standar, dan sumber daya lainnya yang terkait seperti International Organization for Standarization (ISO). 
Adapun manfaat dalam penerapan COBIT 5 ini antara lain :

  1. Mengelola Informasi dengan kualitas yang tinggi untuk mendukung keputusan bisnis.
  2. Mencapai tujuan strategi dan manfaat bisnis melalui pemakaian TI secara efektif dan inovatif.
  3. Mencapai tingkat operasional yang lebih baik dengan aplikasi teknologi yang reliable dan efisien.
  4. Mengelola resiko terkait TI pada tingkatan yang dapat diterima.
  5. Mengoptimalkan biaya dari layanan dan teknologi TI.
  6. Mendukung kepatuhan pada hukum, peraturan, perjanjian kontrak, dan kebijakan.
Berikut adalah ikhtisar dari framework COBIT 5 :

A.      Introduction
  • COBIT 5 compare with COBIT
  • Overview COBIT 5
  • COBIT 5 and GRC (Governance, Risk Management and Compliance)
B.      Five COBIT 5 – Principle
  • Meeting stakeholders needs
  • Covering the enterprise end-to-end
  • Applying a single integrated framework
  • Enabling a Holistic Approach
  • Separating Governance from Management
C.      COBIT 5 – Enablers
  • Principles, Policies and Framework
  • Processes
  • Organization Structure
  • Culture, Ethics and Behaviour
  • Information Cycle
  • Services, Infrastructure and Application
  • People, Skills and Competencies
D.      COBIT 5 – Governance Domains (Evaluate, Direct and Monitor (EDM))
  • Ensure governance framework setting & maintenance
  • Ensure benefits delivery
  • Ensure risk optimization
  • Ensure resource optimization
  • Ensure stakeholders transparency
E.       COBIT 5 – Management Domains (Align, Plan and Organise (APO)
  • Manage the IT management framework
  • Manage strategy
  • Manage enterprise architecture
  • Manage innovation
  • Manage porfolio
  • Manage budget and costs
  • Manage human resources
  • Manage relationships
  • Manage service agreements
  • Manage suppliers
  • Manage quality
  • Manage risk
  • Manage security
F.       COBIT 5 – Management Domains (Build, Acquire and Implement (BAI))
  • Manage programmes and projects
  • Manage requirements definition
  • Manage solutions identification and build
  • Manage availability and capacity
  • Manage organisational change enablement
  • Manage changes
  • Manage change acceptance and transitioning
  • Manage knowledge
  • Manage assets
  • Manage configurations
G.     COBIT 5 – Management Domains (Delivery, Service and Support (DSS))
  • Manage operations
  • Manage service requests and incidents
  • Manage problems
  • Manage continuity
  • Manage security services
  • Manage business process control
H.      COBIT 5 – Management Domains (Monitor, Evaluate and Assess (MEA))
  • Performance and conformance
  • The system of internal control
  • Compliance with external requirements
I.        COBIT 5 – Implementation
  • Identifying implementation challenges
  • Enabling change
  • Implementation Life Cycle Tasks, Roles and Responsiblities

Sumber :http://ifaneffendy.blogspot.com/

 

Kamis, 29 November 2012

Resume KSI pertemuan 7

E-COMMERCE
 E-commerce atau bisa disebut Perdagangan elektronik atau e-dagang adalah penyebaran, pembelian, penjualan, pemasaran barang dan jasa melalui sistem elektronik seperti internet atau televisi, www, atau jaringan komputer lainnya.

E-commerce dapat melibatkan transfer dana elektronik, pertukaran data elektronik, sistem manajemen inventori otomatis, dan sistem pengumpulan data otomatis.

Industri teknologi informasi melihat kegiatan e-dagang ini sebagai aplikasi dan penerapan dari e-bisnis (e-business) yang berkaitan dengan transaksi komersial, seperti: transfer dana secara elektronik, SCM (supply chain management), e-pemasaran (e-marketing), atau pemasaran online (online marketing), pemrosesan transaksi online (online transaction processing), pertukaran data elektronik (electronic data interchange /EDI), dll.

MODEL E-COMMERCE
Model-model yang berkembang mengenai e-commerce, yang dengan demikian berlaku juga untuk eprocurement. E-procurement adalah salah satu pengembangan e-commerce yang mulai berkembang pada akhir abad-20 ini dan tidak diragukan lagi akan terus berkembang dengan pesat pada permulaan abad-21 ini.

Ada 4 model pokok yang berkembang dalam revolusi internet ini yang juga dinamakan the New Economy, yaitu :
1. Business-to-Business (B2B)
Adalah model perusahaan yang menjual barang atau jasa pada perusahaan lain. Ini diperkirakan sedang berkembang dengan cepat dari segi volume dan nilai perdagangan, jauh melebihi model - model yang lain.

2. Business-to-Cunsumer (B2C)
Ini adalah model perusahaan yang menjual barang atau jasa pada pasar atau publik.
Contoh misalnya Amazon.com Inc. (www.amazon.com) yang menjual buku, yang mempunyai koleksi tidak kurang dari 4,5 juta judul buku.

3. Consumer-to-Consumer (C2C)
Ini adalah model perorangan yang menjual barang atau jasa kepada perorangan juga.
Contoh adalah eBay Inc (www.ebay.com), suatu perusahaan yang menyelenggarakan lelang melalui internet. Melalui perusahaan ini, perorangan dapat menjual atau membeli dari perorangan lain melalui internet.

4. Consumer-to-Business (C2B)
Ini adalah model perorangan yang menjual barang atau jasa kepada perusahaan.
Contoh ialah Priceline (www.priceline.com), dimana konsumen menawarkan harga tertentu dimana ia menginginkan membeli berbagai barang dan jasa, termasuk tiket pesawat terbang dan hotel.


E-BUSINESS

Definisi e-business menurut IBM adalah sebuah pendekatan yang aman, fleksibel, dan
terintegrasi untuk memberikan nilai bisnis yang berbeda dengan mengkombinasikan sistem
dan proses yang menjalankan operasi bisnis utama dengan pemanfaatan teknologi internet.
(Christoper Stoole. 2000. E-business – Just What is It? http://ebusiness.about.com/industry)

• Pelaku E-Business
‐ Organisasi, konsumen, perusahaan, supllier, pekerja, rekan bisnis

• Alat/Media/Sumber Daya yang Digunakan
‐ Teknologi informasi dan komunikasi
‐ Komputer, data yang telah terkomputerisasi
‐ internet

• Kegiatan Sasaran
‐ Kegiatan bisnis
‐ Proses bisnis utama
‐ Pembelian, penjualan,pelayanan, transaksi
‐ Operasi bisnis utama

• Tujuan
‐ Koordinasi, Komunikasi, dan Pengelolaan organisasi
‐ Transformasi proses bisnis
‐ Sharing informasi

• Keuntungan
 - Pendekatan yang aman, fleksibel, dan terintegrasi
- Memberikan nilai bisnis yang berbeda
- Efisien
- Peningkatan produktivitas dan keutungan

Dengan demikian, maka akan dengan mudah mendefinisikan e-bisnis dalam satu arti utuh, yaitu:
E-bisnis adalah penggunaan teknologi informasi dan komunikasi oleh organisasi, individu,
atau pihak-pihak terkait untuk menjalankan dan mengelola proses bisnis utama sehingga
dapat memberikan keuntungan—dapat berupa berupa keamanan, fleksibilitas, integrasi,
optimasi, efisiensi, atau/dan peningkatan produktivitas dan profit.
Contoh: Harian Kompas yang juga memiliki e-bisnis Kompas Online. Kompas menjalankan
proses bisnis utamanya berupa penyediaan berita dan distribusinya, tidak lagi hanya melalui
media cetak saja tetapi juga melalui internet. Keutungan yang dapat diberikan Kompas online
dapat diakses oleh seluruh penduduk di Indonesia (bahkan dunia), up to date, memangkas
biaya kertas, dapat diakses 24 jam, dll.

referensi : http://teknologi.kompasiana.com/terapan/2011/03/23/e-commerce-dan-e-business/

Resume KSI pertemuan 6

CRM 
 
CRM (customer relationship management
 mengatur hubungan dengan pelanggan baik keberadaan pelanggan maupun pelanggan yang potensial. 

CRM dari segi bisnis maupun teknologi menggunakan sistem informasi untuk mengkoordinasikan seluruh proses bisnis seputar interaksi perusahaan dengan pelanggan baik dalam penjualan, pemasaran dan jasa. Sistem CRM yang ideal menyediakan peduli pelanggan (costumer care) dari permintaan sampai pada pengiriman produk.
  
SCM

SCM (supply chain management) / 
    Managemen Rantai Suplai merupakan aktivitas yang berhubungan dengan pembelian, pembuatan, dan pergerakan produk.

     Aktivitas dalam SCM adalah SCM mengintegrasikan supplier, distributor, dan logistik pelanggan ke dalam satu proses yang saling terkait untuk mengurangi waktu, usaha yang redundan, dan biaya persediaan.

     SCM sangat berperan penting dalam bisnis karena SCM merupakan fasilitas jaringan untuk mendapatkan bahan mentah,mengubahnya menjadi produk dan mendistribusikanproduknya ke pelanggan.

Peran Sistem Informasi pada SCM
  • Menentukan kapan dan apa yang akan diproduksi, disimpan, dan dipindahkan
  • Mengkomunikasikan permintaan secara cepat
  • Menelusuri status permintaan
  • Mengecek ketersediaan barang dan memonitor tingkat persediaan
  • Menelusuri pengiriman
  • Merencanakan produksi berdasarkan permintaan pelanggan
  • Mengkomunikasikan perubahan rancangan produk secara cepat
  • Menyediakan spesifikasi produk
  • Membagi informasi mengenai pengembaliaan

Sistem Informasi Perusahaan 
     Sistem Informasi Perusahaan (Enterprise Information System / EIS) atau sering dikenal dengan nama sistem perencanaan sumber daya perusahaan yang enterprise (Enterprise Resource Planning/ERP), yang menyediakan integrasi dari seluruh bidang di perusahaan.

Sistem ERP adalah suatu sistem yang memungkinkan manajemen terhadap seluruh sumber daya perusahaan secara keseluruhan yang menangani berbagai proses internal perusahaan

EIS (Enterprise Information Systems) 

EIS adalah platform teknologi yang bisa menyatukan semua informasi dari berbagai bagian menjadi satu (single) informasi secara lojikal, sehingga Enterprise (perusahaan/organisasi) bisa mendapatkan informasi yang dibutuhkan dengan mudah. Dalam hal ini, tidak hanya sekedar penggunaan teknologi jaringan misal LAN (local area network) sehingga antar divisi terhubung secara fisik tapi juga integrasi proses bisnis masing2 divisi. Dibutuhkan juga penyatuan semua database secara lojikal, sehingga bukan hanya antar divisi tapi juga pengaksesan informasi untuk semua level di organisasi baik dari staf operasional, manajer maupun direktur.

Contoh EIS yang sering kita dengar adalah Enterprise Resource Planning (ERP), Customer Relationship Management (CRM), Supply Chain Management (SCM) dan masih banyak yang lainnya. Tantangan terbesar dalam implementasi EIS adalah tingkat kesulitannya karena sangat kompleks, membutuhkan waktu lama, biaya mahal dan belum tentu berhasil. Walaupun begitu, sekarang makin banyak pilihan untuk solusi EIS ini. Sehingga perusahaan bisa menentukan solusi mana yang paling cocok. Beberapa contoh vendor EIS misal SAP (www.sap.com), Oracle (www.oracle.com) maupun yang lain. Tidak menutup kemungkinan, EIS juga bisa dibangun sendiri oleh staf IT internal suatu perusahaan, selama memenuhi syarat2 di atas.



Referensi : http://12puby.blogspot.com/2011/07/crm-scm-eis.html

Resume KSI pertemuan 11

Information Technology Infrastructure Library 

ITIL (Information Technology Infrastructure Library) merupakan suatu framework yang konsisten dan komprehensif dari hasil penerapan yang teruji pada manajemen pelayanan teknologi informasi sehingga suatu perusahaan dapat mencapai kualitas dukungan layanan yang diinginkan. Program ini ditujukan khusus untuk Chief Information Officer.
ITIL mencakup delapan kumpulan, yaitu service support, service delivery, rencana pengembangan service management, ICT infrastruktur management, application management, business perspective, security management, dan software asset management. Dua di antaranya, yaitu service support dan service delivery merupakan area utama, yang disebut juga IT Service Management (ITSM). Secara bersama-sama, dua area ini mengandung beberapa disiplin yang bertanggung jawab untuk penentuan dan manajemen pelayanan Teknologi Informasi (TI) yang efektif.

Process Management

Layanan IT Proses manajemen membantu organisasi untuk meluruskan orang, proses, dan teknologi melalui penggunaan Information Technology Infrastructure Library® (ITIL) untuk membuat model sebagai pedoman seorang IT Support berupa instruksi pekerjaan secara detail tentang bagaimana cara untuk menjalankan pekerjannya. Tujuan model untuk menghilangkan perbedaan antara petunjuk ITIL dan aplikasi manajemen layanan anda, itu memungkinkan anda untuk mempersingkat periode waktu implementasi, mengurangi biaya, dan meng-eliminasi faktor-faktor resiko utama yang berhubungan dengan implementasi manajemen layanan

ITIL Service Support

Service support adalah suatu penerapan disiplin yang memungkinkan tersedianya pelayanan TI. Tanpa disiplin ini, teknologi informasi hampir tidak mungkin menyediakan pelayanan TI yang baik, dan tidak dapat terkelola dengan baik. Disiplin service support yaitu:
  • Configuration management
  • Incident Management
  • Problem management
  • Change management
  • Service/help desk
  • Release management

Audience

  • Chief Information Officers, Chief Technology Officer
  • Information System Steering Committees
  • IT Managers
  • IT & Audit Professional
  • Audit Managers
  • Risk Management Professional
  • Professional Terkait Lainnya
 Referensi : http://www.ebizeducation.com/index.php/it-il?2b4e201734ce4648b0a2ac530053bef1=7d16..

Resume KSI pertemuan 10

PENDAHULUAN  
Ada tiga sasaran utama dari upaya penerapan SI/TI dalam suatu organisasi. Pertama, memperbaiki efisiensi kerja dengan melakukan otomasi berbagai proses yang mengelola informasi. Kedua, meningkatkan keefektifan manajemen dengan memuaskan kebutuhan informasi guna pengambilan keputusan. Ketiga, memperbaiki daya saing atau meningkatkan keunggulan kompetitif organisasi dengan merubah gaya dan cara berbisnis (Ward and Peppard, 2002).

PERENCANAAN STRATEGIS SI/TI
Perencanaan strategis SI/TI merupakan proses identifikasi portofolio aplikasi SI berbasis komputer yang akan mendukung organisasi dalam pelaksanaan rencana bisnis dan merealisasikan tujuan bisnisnya. Perencanaan strategis SI/TI mempelajari pengaruh SI/TI terhadap kinerja bisnis dan kontribusi bagi organisasi dalam memilih langkah-langkah strategis. Selain itu, perencanaan strategis SI/TI juga menjelaskan berbagai tools, teknik, dan kerangka kerja bagi manajemen untuk menyelaraskan strategi SI/TI dengan strategi bisnis, bahkan mencari kesempatan baru melalui penerapan teknologi yang inovatif (Ward & Peppard, 2002). Gambar dibawah menunjukkan skema perencanaan strategis SI/TI Ward dan Peppard.

Analisis SWOT
Analisis SWOT akan dipetakan dari hasil analisis lingkungan. Kekuatan diidentifikasikan dengan tujuan untuk mengetahui apa saja kekuatan organisasi untuk dapat meneruskan dan mempertahankan bisnis. Dengan mengetahui kekuatan yang dimiliki organisasi akan dapat mempertahankan dan bahkan meningkatkan kekuatan sebagai modal untuk dapat bersaing. Mengidentifikasi kelemahan bertujuan untuk dapat mengetahui apa kelemahan-kelemahan yang masih ada, dan dengan mengetahui kelemahan tersebut, maka perusahaan dapat berusaha untuk memperbaiki agar menjadi lebih baik. Kelemahan yang tidak atau terlambat teridentifikasi akan merugikan bagi perusahaan. Oleh karena itu dengan semakin cepat mengetahui kelemahan, maka perusahaan juga dapat sesegera mungkin mencari solusi untuk dapat menutupi kelemahan tersebut. Dengan mengetahui peluang, baik peluang saat ini maupun peluang dimasa yang akan datang, maka perusahaan dapat mempersiapkan diri untuk dapat mencapai peluang tersebut.

referensi : http://blog.pasca.gunadarma.ac.id/2012/07/21/perencanaan-strategis-sistem-informasi/

Resume KSI pertemuan 9

Project Management 
Projects :
Sebuah project adalah suatu kegiatan yang dilakukan pada saat tertentu untuk mendapatkan khususnya tujuan organisasi dengan batasan waktu dan biaya Sebuah project adalah suatu kegiatan yang dilakukan pada saat tertentu untuk mendapatkan khususnya tujuan organisasi  dengan batasan waktu dan biaya

Management :
Management adalah aktivitas dari sumber daya organisasi untuk mencapai tujuan secara efisien Management adalah aktivitas dari sumber daya organisasi untuk mencapai tujuan secara efisien


Project management :
aplikasi dari prinsip-prinsip dari management untuk merencakan,pegawai,organisasi, pengawasandan mengarahkan projectProject management adalah aplikasi dari prinsip-prinsip dari management untuk merencakan, pegawai, organisasi, pengawasan dan mengarahkan project.

Aktivitas Management:
  • Staffing:kecakapan, pendidikan dan pelatihan, and penugasan sumber daya
  • Organizing: permasalahan struktur, sumber daya, and penugasan pekerjaan
  • Controlling: pengarahan sumber daya, men-track kemajuan, adjust perencanaan dan organisasi
  • Leading: men-set objektif dan tujuan, motivasi, memfasilitas penyelesaian konflik permasalahan, menghapus kendala, dan support
Software Project Management:
Software project management is managment dari project to membuat dan memelihara sistem perangkat lunak  

Software projects sulit untuk dilakukan pengaturan karena:
  • Sulit untuk memperkirakan secara tepat biaya dan waktu
  • Sangat luas dan memerlukan banyak sumber daya
  • Koordinasi antara sub pekerjaan diperlukan
  • Sulit mencek secara tepat kemajuan project

referensi : wsilfi.staff.gunadarma.ac.id/.../software_measurement.pdf

Resume KSI pertemuan 8

Langkah-langkah membuat software :

Bahan :

1.Run As Date download disini
2.PC, laptop
3.Software kalo bisa yang baru

Cara :


1.Ekstrack Run As Date
2.Instal software kalian (saya pake software yang trialnya 30 hari)
3.Buka Run As Date maka akan sepeti ini :
4. Klik Browse di Application to run

Klik untuk memperbesar
5. Pada Date/Time : Karena masa aktif software saya hanya 1 bulan, jadi software ini tidak berfungsi pada tanggal 01/12/2011 (menurut waktu saat itu), kita ubah sebelum tanggal trialnya habis jadi kita ubah Date/Time : 30/11/2011 dengan Time : 0:00:00
6. Parameters kosongin aja.
7. Pada Create desktop shortcut isi dengan : namaprogramfull. Contoh : (AdobePhotoshopFull)
8.Setelah itu klik Create Desktop Shortcut, maka pada dekstop anda akan muncul shortcut namaprogramfull (atau yang tadi kita buat AdobePhotoshopFull)
9. Done ! Software trial kita udah jadi selamanya :) Oia, jalanin softwarenya hanya lewat shortcut yang kita buat tadi ya :) (ex: namaprogramfull / AdobePhotoshopFull)

referensi : http://hasimas.blogspot.com/2012/02/cara-membuat-software-full-selamanya.html

Rabu, 17 Oktober 2012

Resume MSDM pertemuan 1-6

Pertemuan 1

Manajemen

Manajemen adalah suatu proses mengelola mulai dari
merencanakan, mengorganisasikan, memimpin dan
mengendalikan pekerjaan anggota-anggota organisasi dan
proses penggunaan semua sumber daya organisasi untuk
mencapai sasaran (tujuan-tujuan) yang telah ditetapkan.
Mengapa Perlu Manajemen?
1. Mencapai tujuan
2. Menjaga keseimbangan diantara tujuan,tujuan yang saling bertentangan
3. Mencapai efisiensi dan efektivitas
Organisasi
  • Organisasi adalah sekumpulan orang-orang yang mempunyai satu tujuan dan di kerjakan secara bersama-sama - baik itu tujuan profit dan non-profit
  • Tempat manajer bekerja
Keberhasilan Organisasi
  • Mampu tidaknya manajer menjalankan fungs manajemennya
  • Tersedianya tenaga operasional yg trampil sesuai dengan bidangnya
  • Tersedianya anggaran yg memadai
  • Tersedianya sarana & prasarana kerja
  • Adanya mekanisme kerja yg sesuai
  • Iklim kerja yg positif

Lingkungan internal

“Variabel-variabel (kekuatan dankelemahan) yang ada di dalam organisasi tetapi biasanya tidak dalam pengendalianjangka pendek dari manajemen puncak
Yaitu :
•Struktur
•Budaya
•Sumber daya
•Pemegang Saham
Manajemen Sumber Daya Manusia
Rancangan Sistem formal dalam sebuah organisasi manusia secara efektif dan efisien guna mencapai tujuan organisasi untuk memastikan penggunaan bakat (Mathis, Robert L; Jackson, John H.)
> Peran manajemen MSDM
  • Strategis : Sebagai kontributor bisnis
  • Operasional : Mengatur aktivitas SDM
  • Penasihat karyawan : ‘petugas moral’
  • Administratif : Fokus pada pekerjaan administratif
--------------------------------------------------------------------------------
Pertemuan 2

Konsep Dasar Pengorganisasian

Desain Organisasi Tradisional
• Struktur Sederhana
– Struktur organisasi dengan departementalisasi rendah, rentang kendali luas, wewenang terpusatdan formalisasi rendah.
• Struktur Fungsional
– Struktur organisasi yang mengelompokkan spesialisasi pekerjaan yang serupa dalam satu kelompok.
• Struktur Divisional
– Struktur organisasi yang terdiri atas unit atau divisi
yg terpisah atau semi otonom.
Fungsi MSDM
• Fungsi Perencanaan
– Perencanaan SDM (human recources planing) adalah perencanaan
tenaga kerja secara efektif serta efisien agar sesuai dengan kebutuhan
perusahaan dalam membantu terwujudnya tujuan. .
• Fungsi Rekruitmen dan Seleksi
– SDM melakukan perekrutan dan seleksi tenaga kerja yang dibutuhkan
oleh perusahaan.
• Fungsi Pelatihan dan Pengembangan
– adalah proses peningkatan keterampilan teknis, teoritis, konseptual
dan moral karyawan melalui pendidikan dan pelatihan.
• Fungsi Keamanan dan Kesehatan
– Setiap perusahaan wajib untuk memiliki dan melaksanakan program
keselamatan untuk mengurangi kejadian yang tidak diinginkan dan
menciptakan kondisi yang sehat.
• Fungsi Kompensasi dan Kesejahteraan
– Kompensasi (compensation) adalah pemberian balas jasa langsung
(direct) dan tidak langsung (indirect), uang atau barang kepada
karyawan sebagai imbalan jasa yang diberikan kepada perusahaan.

FungsiMSDM
• Fungsi Penilaian Kinerja
– Penilaian kinerja sumber daya manusia merupakan tanggung jawab
departemen sumber daya manusia dan para manajer.
• Fungsi Penelitian
– departemen SDM melakukan analisis terhadap masalah individu dan
perusahaan serta membuat perubahan yang sesuai.
• Hubungan Pekerja
– departemen SDM berperan aktif dalam melakukan negosiasi dan
mengurus masalah persetujuan dengan pihak serikat pekerja.
------------------------------------------------------------------------------
Pertemuan 3

Perencanaan SDM

Faktor Penyebab Perubahan Kebutuhan SDM
a. Perubahan dalam lingkungan eksternal seperti ekonomi, politik, teknologi dan persaingan.
b. Perubahan keputusan internal seperti strategi, budget,ramalan penjualan, ekspansi, rancangan organisasi dan rancangan pekerjaan.
c. Perubahan tenaga kerja organisasi seperti adanya pegawai yang pensiun (retirement), mengundurkan diri (resignation), PHK (termination), meninggal dunia,
pegawai sakit, dll.
Perencanaan SDM
proses yang dilakukan para manajer untuk menjamin
bahwa mereka memiliki jumlah dan jenis orang yang tepat di tempat yang tepat,
dan pada saat yang tepat, yang mampu menyelesaikan sejumlah tugas yang
dibebankan secara efektif dan efisien. Melalui perencanaan, organisasi dapat
menghindari kekurangan dan kelebihan dana. (Robbin dan Coulter (2009,h.346))
Fungsi Perencanaan SDM
• Individual
– mengetahui secara pasti rencana ketenagakerjaan dari organisasi
– memungkinkan pekerja untuk menyusun pengembangan karir bagi dirinya sendiri
Contoh :
• Bagaimana kemampuan pengembangan jenjang karirnya
• Kemampuan apa yang harus dimiliki untuk memungkinkan dirinya menduduki suatu jabatan tertentu
• Waktu yang terbaik untuk menjangkau karir tesebut
Organisasi
• membantu pimpinan organisasi dalam upaya mendaya-gunakan SDM yang ada efisiensi
• mampu menarik tenaga kerja yang benar-benar dibutuhkan, baik secara kuantitatif atau kualitatif yang dilakukan pada waktu yang tepat.
• menambah kuatnya daya saing organisasi terhadap organisasi lain.
------------------------------------------------------------------------
Pertemuan 4

Rekrutmen dan Seleksi

Rekrutmen
• Proses pencarian atau mengundang calon-calon tenaga kerja yang mempunyai kemampuan sesuai dengan rencana dan kebutuhan organisasi di waktu tertentu, untuk melamar kerja
Seleksi
• Proses memilih seseorang dari kelompok pelamar yang
paling cocok/mampu menduduki posisi tertentu dan
untuk organisasi.
Jenis rekrutmen:
– Rekrutmen Internal
• proses untuk mendapatkan tenaga kerja atau SDM yang dibutuhkan denganmempertimbangkan tenaga kerja yang sudah ada atau yang sudah dimiliki oleh perusahaan
– Rekrutmen Eksternal
• perusahaanmendapatkan tenaga kerja atau SDM yang akan ditempatkan pada suatu jabatan tertentu dengan memperolehnya dari luar perusahaan, atau seringkali dinamakan sebagai outsourcing
SELEKSI: Mengapa Penting?
– Kinerja organisasi selalu tergantung dari kenerja dari orang-orang yang ada di bawahnya
– Biaya merekrut dan mempekerjakan karyawan itu mahal
Faktor lingkungan yang mempengaruhi proses seleksi
• Pertimbangan hukum : persentase wanita,non diskriminasi,peraturan tenaga kerja
• Waktu yang dimiliki untuk mengambil keputusan (pendek,waktu panjang)
• Hirarki organisasi
• Tipe organisasi: pemerintah,swasta,LSM
• Kualitas pelamar
--------------------------------------------------------------------------------
Pertemuan 5

Pelatihan dan Pengembangan
Tujuan dari Training & Development adalah memperbaiki efektifitas kerja untuk mencapai hasil kerja yang telah ditetapkan dan dilakukan oleh Training (pelatih) untuk memperbaiki penguasaan ketrampilan dan teknik-teknik pelaksanaan pekerjaan.
Metode Pelatihan:
  • On-the-job training (OJT)
    • Memberikan pelajaran mengenai pekerjaan melaluipekerjaan yang sebenarnya.
  • Metode
    • Pelatihan
    • Rotasi
    • Tugas khusus
  • Keuntungan
    • Murah
    • Adanya umpan balik segera
  • Magang
    • Mengkombinasikan OJT dan instruksi kelas.
  • Belajar secara informal
    • Belajar dari kegiatan yang dilakukan sehari-hari.
  • Job instruction training (JIT)
    • Memberikan daftar pekerjaan, kunci dalammelakukan kerja, dan langkah-langkah kerjanya
OFF The Job Training
  • Program-program pengembangan eksekutif di universitas-universitas atau lembaga-lembaga pendidikan lainnya, dimana para manajer berpartisipasi dalam program-program yang dibuka untuk umum melalui penggunaan analisa kasus, simulasi dan metode-metode lainnya.
  • Latihan laboratorium, di mana seseorang belajar lebih sensitif (peka) terhadap orang lain, lingkungan.
  • Pengembangan organisasi, yang menekankan perubahan, pertumbuhan, dan pengembangan keseluruhan organisasi
-----------------------------------------------------------------------------------------

Pertemuan 6

PENILAIAN KINERJA
Penilaian kinerja adalah proses yang dilakukan organisasi untuk mengevaluasi hasil kerja para karyawan nya
Tujuan dan Manfaat Peniliaian Kinerja
  • Perbaikan Kinerja
  • Penyesuaian Kompensai
  • Mendeteksi Faktor Luar yang mempengaruhi kinerja
  • Tantangan Eksternal
Elemen Penilaian kerja
  • Validity
  • Agreement
  • Realism
  • Objectivity
Proses Penilaian Kerja
  1. Mengidentifikasi Tujuan spesifik peniliaian kerja
  2. Menetapkan standar terhadap suatu jabatan
  3. Menyusun kriteria kinerja dan komunikasikan pada karyawan
  4. melakukan penilaian kerja
  5. mendikusikan hasil penilaian dengan pegawai

Selasa, 02 Oktober 2012

Resume KSI Pertemuan 3

Dimensi Sistem Informasi 

Dalam suatu perusahaan, ada 3 tingkat manajerial yaitu :
  • Manajerial tingkat puncak ( Contoh : Eksekutif direktur )
Manajerial tingkat puncak merupakan tingkat manajerial paling atas. Manajerial tingkat puncak bersifat strategis, dimana tingkat puncak mengembakan tujuan, strategi, kebijakan, dan sasaran dari sebuah organisasi. Selain itu manajerial tingkat puncak juga mengadakan hubungan dengan luar.
  • Manajerial tingkat tengah ( Contoh : kepala devisi, kepala cabang )
Manajerial tingkat tengah bersifat taktikal, Manajerial tingkat tengah memiliki tugas melaksanakan hal – hal yang telah direncanakan oleh tingkat puncak ke dalam sebuah program.
  • Manajerial tingkat bawah ( Contoh : supervisor )
Manajerial tingkat bawah bersifat operasional, karena langsung berhubungan dengan tugas yang telah diberikan dan bertanggung jawab terhadap tugas yang diberikan kepada mereka.
Dalam pengambilan keputusan, ada 3 jenis keputusan :
  • Structured –> keputusan yang diambil sesuai dengan prosedur yang telah ditentukan sebelumnya ( jangka panjang ) dan dilakukan berulang kali
Contoh : Yudisium
  • Semistructured –> Situasi dimana pengambilan keputusan tidak dapat ditentukan terlebih dahulu dan terkadang dilakukan berulang kali
Contoh : pembelian komputer yang lebih canggih
  • Unstructured –> Situasi dimana sebuah pengambilan keputusan diambil pada waktu yang tidak menentu dan tidak berulang
Contoh :  Adanya hari libur pada hari kerja
Ada beberapa jenis Business Inteligence Application, yaitu :
  • DSS ( Decision Support System )
DSS memberi dukungan informasi interaktif selama proses pengambilan keputusan dan dalam memberikan dukungan informasi tersebut DSS menggunakan analytical model.
DSS memiliki beberapa komponen yaitu :
  • Database –> kumpulan dari data – data yang telah diolah
  • Model Base –> komponen perangkat lunak yang terdiri dari model
  • MIS ( Management Information System )
  • MIS berfungsi mendukung structured decisions
  • MIS menghasilkan produksi informasi yang mendukung pengambilan keputusan
Laporan MIS dapat bersifat
  • Khusus
  • Periodic
  • Permintaan
  • Data Mining
  • OLAP ( On-Line Analysis Processing ) à berhubungan dengan data mining dan dapat dilihat dari berbagai sudut pandang
  • Geographic Information System
  • Knowledge Management System
Perbedaan MIS & DSS

Referensi :
http://alliemron.blogspot.com/2012/05/tipe-keputusan-manajemen.html
http://hyrra.wordpress.com/2011/01/07/tingkatan-dalam-manajemen/

Resume KSI Pertemuan 4

SISTEM INFORMASI FUNGSIONAL
 
Untuk menawarkan layanan dalam ekonomi digital, perusahaan harus terus- menerus meningkatkan sistem infotmasi fungsionalnya dengan menggunakan teknologi canggih.

Empat karakteristik sistem informasi fungsional tersebut adalah:
1. Seringkali terdiri atas berbagai sistem yang lebih kecil.
2. Terintegrasi atau independen.
3. Saling berhubungan.
4. Mendukung berbagai tingkat organisasional.

Sistem Informasi Pemasaran

Sistem Informasi Pemasaran [Implementasi]
Jika didefinisakan dalam arti yang luas, sistem informasi pemasaran adalah kegiatan peseorangan dan organisasi yang memudahkan dan mempercepat hubungan pertukaran yang memuaskan dalam lingkungan yang dinamis melalui penciptaan pendistribusian promosi dan penentuan harga barang jasa dan gagasan. Sistem informasi pemasaran selalu digunakan oleh bagian pemasaran dalam sebuah perusahaan untuk memasarkan produk-produk perusahaan tersebut.

Sistem Informasi Sumber Daya Manusia

Sistem Informasi Sumber Daya Manusia (SISDM/HRIS) merupakan sebuah bentuk interseksi/pertemuan antara bidang ilmu manajemen sumber daya manusia (MSDM) dan teknologi informasi. sistem ini menggabungkan MSDM sebagai suatu disiplin yang utamanya mengaplikasikan bidang teknologi informasi ke dalam aktifitas-aktifitas MSDM seperti dalam hal perencanaan, dan menyusun sistem pemrosesan data dalam serangkaian langkah-langkah yang terstandarisasi dan terangkum dalam aplikasi perencanaan sumber daya perusahaan/enterprise resource planning (ERP).
 
Sistem Informasi Akuntansi
Merupakan sistem informasi yang menyediakan informasi yang dipakai oleh fungsi akuntansi. sisten ini mencakup semua transaksi yang berhubungan dengan keuangan dalam perusahaan.
5 Tugas dasar Sistem Informasi Akuntansi:
- Pengumpulan data
- Manipulasi  Pemrosesan data
- Manajemen Data
- Pengendalian Data
- Penyiapan dokument

 

sumber :
http://monika.blog.esaunggul.ac.id/2012/04/22/integrasi-sistem-informasi-fungsional/
http://yurindra.wordpress.com/analisis/sistem-informasi-pemasaran-2/
http://yodisetyawan.wordpress.com/2008/05/02/sistem-informasi-sumber-daya-manusia/
http://www.anneahira.com/artikel-umum-sistem-informasi-akuntansi.htm





Selasa, 25 September 2012

RESUME KSI Pert 2

KONSEP DASAR SISTEM INFORMASI

Sistem informasi adalah suatu sistem dalam suatu organisasi yang mempertemukan kebutuhan pengolahan transaksi harian yang mendukung fungsi operasi organisasi yang bersifat manajerial dengan kegiatan strategi dari suatu organisasi untuk dapat menyediakan kepada pihak luar tertentu dengan informasi yang diperlukan untuk pengambilan keputusan. Sistem informasi dalam suatu organisasi dapat dikatakan sebagai suatu sistem yang
menyediakan informasi bagi semua tingkatan dalam organisasi tersebut kapan saja diperlukan. Sistem ini menyimpan, mengambil, mengubah, mengolah dan mengkomunikasikan informasi yang diterima dengan menggunakan sistem informasi atau peralatan sistem lainnya.

 KONSEP DASAR SISTEM INFORMASI
Sistem informasi adalah suatu sistem dalam suatu organisasi yang mempertemukan kebutuhan pengolahan transaksi harian yang mendukung fungsi operasi organisasi yang bersifat manajerial dengan kegiatan strategi dari suatu organisasi untuk dapat menyediakan kepada pihak luar tertentu dengan informasi yang diperlukan untuk pengambilan keputusan. Sistem informasi dalam suatu organisasi dapat dikatakan sebagai suatu sistem yang
menyediakan informasi bagi semua tingkatan dalam organisasi tersebut kapan saja diperlukan. Sistem ini menyimpan, mengambil, mengubah, mengolah dan mengkomunikasikan informasi yang diterima dengan menggunakan sistem informasi atau peralatan sistem lainnya.

ELEMEN SISTEM INFORMASI
Sistem informasi terdiri dari elemen-elemen yang terdiri dari orang, prosedur, perangkat keras, perangkat lunak, basis data, jaringan komputer dan komunikasi data. Semua elemen ini merupakan komponen fisik.

CONTOH SISTEM INFORMASI
1. Sistem reservasi penerbangan, digunakan dalam biro perjalanan untuk melayani pemesanan/pembelian tiket.
2. Sistem POS (Point Of Sale) yang diterapkan di pasar swalayan dengan dukungan barcode reader untuk mempercepat pemasukan data.
3. Sistem layanan akademis yang memungkinkan mahasiswa memperoleh data akademis dan mendaftar mata kuliah yang diambil pada tiap semester.
4. Sistem penjualan secara kredit agar dapat memantau hutang pelanggan yang jatuh tempo.
5. Sistem smart card yang dapat digunakan tenaga medis untuk mengetahui riwayat penyakit pasien.

 KEMAMPUAN UTAMA SISTEM INFORMASI
1. Melaksanakan komputasi numerik, bervolume besar dan dengan kecepatan tinggi.
2. Menyediakan kominukasi dalam organisasi atau antar organisasi yang murah.
3. Menyimpan informasi dalam jumlah yang sangat besar dalam ruang yang kecil tetapi mudah diakses.
4. Memungkinkan pengaksesan informasi yang sangat banyak diseluruh dunia dengan cepat dan murah.
5. Meningkatkan efektifitas dan efisiensi orang-orang yang bekerja dalam kelompok dalam suatu tempat atau beberapa lokasi.
6. Mengotomatisasikan proses-proses bisnis dan tugas-tugas yang dikerjakan secara manual.
7. Mempercepat pengetikan dan penyuntingan.
8. Pembiayaan yang lebih murah daripada pengerjaan secara manual

RESUME KSI Pert1

Konsep Dasar Sistem Informasi Bisnis

Definisi dari Sistem Informasi itu sendiri adalah suatu output informasi dari komponen dalam suatu yang berhubungan dengan proses penciptaan.
Dan Sistem Informasi Bisnis ini memerlukan teknologi dan komunikasi yaitu teknologi yang memanfaatkan komputer dan internet.

Jenis Sistem Informasi Bisnis :
sistem bisnis elektronik = E-Business, secara online, pembayaran, dan transaksi

Aturan dasar sistem informasi pada bisnis :
- Dukungan terhadap proses dengan operasi bisnis
- Dukungan strategi untuk keunggulan

Tipe sistem informasi :
- Sistem pendukung operasi
- Sistem pendukung manajemen

Dasar-dasar sumber daya sistem informasi :
1. Manusia
2. Hardware
3. Software
4. Data
5. Jaringan
  • Karakteristik Sistem
  1. Input
  2. Output
  3. Processing
  4. Feedback
  5. Control
  6. Boundary
  7. Environment
  • Karakteristik SI untuk bisnis
  1. Accurate
  2. Complete
  3. Economical
  4. Flexible
  5. Reliable
  6. Relevant
  7. Simple
  8.  Timely
  9. Verifiable

Senin, 24 September 2012

Tugas KSI pertemuan 3

 KISAH SUKSES IBM DALAM MENGEMBANGKAN JEJARING BISNIS


  • Masalah yang dihadapi oleh perusahaan
  1. IBM mengalami kerugian akibat kegagalan bisnis pada chip mereka
  2. Perusahaan menghadapi desakan para investor untuk menghentikan Big Blue

  • Strategi IBM dalam menghadapi masalah perusahaan 
  1. IBM berhasil membangun penelitian dan pengembangan chip “ekosistem terbuka” bersama sembilan   mitra    bisnisnya termasuk Advance Micro Device (AMD), Sony, Toshiba,Freescale Semiconductor, dan Albany NanoTech.
  2. Perusahaan mengembangkan kemampuan inovasi internal dan eksternal untuk mengoptimalkan laba dan mempercepat peluncuran produk ke pasar
  3. Perusahaan memikirkan bagaimana berkolaborasi dalam membangun jejaring bisnis dan tidak hanya memfokuskan bersaing satu sama lain
  • Keuntungan yang diperoleh oleh IBM
  1. Perusahaan mampu menghemat miliaran dollar
  2. Kesuksesan kolaborasi dalam jejaring bisnis semua perusahaan yang terlibat harus mau membuat kesepakatan tujuan bersama dan menentukan aturan main sejak awal dibentuknya kesepakatan
  • konsep jejaring bisnis yang diterapkan oleh IBM dan beberapa mitra bisnisnya
  1. Pemikiran radikal
  2. Meningkatkan kemampuan kompetitif secara bersama-sama
  3. Memadukan budaya korporasi atau bahkan budaya bangsa yang berbeda
  4. Pengembangan fasiitas litbang atau jaringan riset 
sumber : http://edwinnisme.wordpress.com/2012/06/10/supply-chain-management-tulisan-softskill-organisasi-dan-metode/

Minggu, 19 Februari 2012

Resume Bahasa Pemrogaman 20 Februari 2012


  • Definisi Java ialah  sebuah bahasa pemrogaman yang dapat dijalankan oleh komputer dan telepon genggam,bahasa pemrogaman ini bersifat umum serta memiliki fungsi dapat berjalan disemua platform sistem operasi yang berbeda.

  • Definisi compile/running ialah program yang bertugas untuk menerjemahkan program yang ditulis dalam bahasa pemrograman tertentu menjadi pro­gram yang ditulis dalam bahasa pem­rograman lain.


  • Definisi Crating class ialah sekumpulan elemen data dan kode program yang digunakan oleh pengolah datanya.

  • Definisi variable ialah variabel adalah merupakan objek yang berbentuk apa saja dengan tujuan untuk memperoleh informasi agar bisa ditarik suatu kesimpulan.

Muhammad Aswin Albian 
11410100232 

Sabtu, 18 Februari 2012

Tugas Resume Bahasa Pemrogaman tanggal 13 Februari 2012


 Pada hari tanggal 13 Februari 2012 dimana perkuliahan semester 2 telah dimulai dan diawali dengan mata kuliah bahasa pemrogaman yang diajarkan oleh Bapak Teguh Sutanto. materi ini menjelaskan tentang cara membuat sebuah program dengan menggunakan bahasa komputer.Pada pertengahan materi Bapak Teguh memberikan sebuah tugas yaitu

  1. Definisi tentang komputer  ?
  2. Cara membuat sebuah OS?
  3. Definisi tentang Bahasa Pemrograman?
berikut adalah jawaban dari saya :
  • Definisi Komputer menurut saya ialah sebuah mesin atau alat yag digunakan untuk mengolah suatu data serta terdiri dari software dan hardware. Pada awalnya komputer dibuat untuk mesin hitung atau aritmatika tapi dengan berkembangnya zaman komputer telah mengalami perubahan dengan bisa digunakan untuk menyimpan suatu data,mengolah data,serta mengirim data.
  • Cara membuat suatu sistem operasi :
    1. Tentukan O.S apa yang ingin dibuat
    2. Buatlah O.S yang sesuai dengan processor
    3. Buatlah bahasa pemrogamannya
    4. Buatlah sistem pengaman
    5. Buatlah sistem kepemilikan
  • Definisi tentang Bahasa Pemrogaman menurut saya ialah sebuah bahasa komputer dimana kita memberi perintah kepada komputer agar komputer melakukannya karena komputer tidak bisa melalukan sendiri tanpa perintah dari seorang programer dan hal ini merupakan awal progamer membuat suatu program tertentu. Bahasa pemrogaman sendiri memiliki banyak bahasa yaitu dari bahasa pascal,c,c++,java,dan lain-lain. Hal ini membuat programer bisa lebih mudah membuat suatu program itu dikarenakan progamer dapat memilih bahasa pemrogaman yang dikuasainya.

Muhammad Aswin Albian
11410100232
teguh@stikom.edu