Manajemen
Manajemen adalah suatu proses mengelola mulai dari
merencanakan, mengorganisasikan, memimpin dan
mengendalikan pekerjaan anggota-anggota organisasi dan
proses penggunaan semua sumber daya organisasi untuk
mencapai sasaran (tujuan-tujuan) yang telah ditetapkan.
Mengapa Perlu Manajemen?
1. Mencapai tujuan
2. Menjaga keseimbangan diantara tujuan,tujuan yang saling bertentangan
3. Mencapai efisiensi dan efektivitas
Organisasi
- Organisasi adalah sekumpulan orang-orang yang mempunyai satu tujuan dan di kerjakan secara bersama-sama - baik itu tujuan profit dan non-profit
- Tempat manajer bekerja
- Mampu tidaknya manajer menjalankan fungs manajemennya
- Tersedianya tenaga operasional yg trampil sesuai dengan bidangnya
- Tersedianya anggaran yg memadai
- Tersedianya sarana & prasarana kerja
- Adanya mekanisme kerja yg sesuai
- Iklim kerja yg positif
Lingkungan internal
“Variabel-variabel (kekuatan dankelemahan) yang ada di dalam organisasi tetapi biasanya tidak dalam pengendalianjangka pendek dari manajemen puncak
Yaitu :
•Struktur
•Budaya
•Sumber daya
•Pemegang Saham
Manajemen Sumber Daya Manusia
Rancangan Sistem formal dalam sebuah organisasi manusia secara efektif dan efisien guna mencapai tujuan organisasi untuk memastikan penggunaan bakat (Mathis, Robert L; Jackson, John H.)
> Peran manajemen MSDM
- Strategis : Sebagai kontributor bisnis
- Operasional : Mengatur aktivitas SDM
- Penasihat karyawan : ‘petugas moral’
- Administratif : Fokus pada pekerjaan administratif
Pertemuan 2
Konsep Dasar Pengorganisasian
Desain Organisasi Tradisional
• Struktur Sederhana
– Struktur organisasi dengan departementalisasi rendah, rentang kendali luas, wewenang terpusatdan formalisasi rendah.
• Struktur Fungsional
– Struktur organisasi yang mengelompokkan spesialisasi pekerjaan yang serupa dalam satu kelompok.
• Struktur Divisional
– Struktur organisasi yang terdiri atas unit atau divisi
yg terpisah atau semi otonom.
Fungsi MSDM
• Fungsi Perencanaan
– Perencanaan SDM (human recources planing) adalah perencanaan
tenaga kerja secara efektif serta efisien agar sesuai dengan kebutuhan
perusahaan dalam membantu terwujudnya tujuan. .
• Fungsi Rekruitmen dan Seleksi
– SDM melakukan perekrutan dan seleksi tenaga kerja yang dibutuhkan
oleh perusahaan.
• Fungsi Pelatihan dan Pengembangan
– adalah proses peningkatan keterampilan teknis, teoritis, konseptual
dan moral karyawan melalui pendidikan dan pelatihan.
• Fungsi Keamanan dan Kesehatan
– Setiap perusahaan wajib untuk memiliki dan melaksanakan program
keselamatan untuk mengurangi kejadian yang tidak diinginkan dan
menciptakan kondisi yang sehat.
• Fungsi Kompensasi dan Kesejahteraan
– Kompensasi (compensation) adalah pemberian balas jasa langsung
(direct) dan tidak langsung (indirect), uang atau barang kepada
karyawan sebagai imbalan jasa yang diberikan kepada perusahaan.
FungsiMSDM
• Fungsi Penilaian Kinerja
– Penilaian kinerja sumber daya manusia merupakan tanggung jawab
departemen sumber daya manusia dan para manajer.
• Fungsi Penelitian
– departemen SDM melakukan analisis terhadap masalah individu dan
perusahaan serta membuat perubahan yang sesuai.
• Hubungan Pekerja
– departemen SDM berperan aktif dalam melakukan negosiasi dan
mengurus masalah persetujuan dengan pihak serikat pekerja.
------------------------------------------------------------------------------
Pertemuan 3
Perencanaan SDM
Faktor Penyebab Perubahan Kebutuhan SDM
a. Perubahan dalam lingkungan eksternal seperti ekonomi, politik, teknologi dan persaingan.
b. Perubahan keputusan internal seperti strategi, budget,ramalan penjualan, ekspansi, rancangan organisasi dan rancangan pekerjaan.
c. Perubahan tenaga kerja organisasi seperti adanya pegawai yang pensiun (retirement), mengundurkan diri (resignation), PHK (termination), meninggal dunia,
pegawai sakit, dll.
Perencanaan SDM
proses yang dilakukan para manajer untuk menjamin
bahwa mereka memiliki jumlah dan jenis orang yang tepat di tempat yang tepat,
dan pada saat yang tepat, yang mampu menyelesaikan sejumlah tugas yang
dibebankan secara efektif dan efisien. Melalui perencanaan, organisasi dapat
menghindari kekurangan dan kelebihan dana. (Robbin dan Coulter (2009,h.346))
Fungsi Perencanaan SDM
• Individual
– mengetahui secara pasti rencana ketenagakerjaan dari organisasi
– memungkinkan pekerja untuk menyusun pengembangan karir bagi dirinya sendiri
Contoh :
• Bagaimana kemampuan pengembangan jenjang karirnya
• Kemampuan apa yang harus dimiliki untuk memungkinkan dirinya menduduki suatu jabatan tertentu
• Waktu yang terbaik untuk menjangkau karir tesebut
Organisasi
• membantu pimpinan organisasi dalam upaya mendaya-gunakan SDM yang ada efisiensi
• mampu menarik tenaga kerja yang benar-benar dibutuhkan, baik secara kuantitatif atau kualitatif yang dilakukan pada waktu yang tepat.
• menambah kuatnya daya saing organisasi terhadap organisasi lain.
------------------------------------------------------------------------
Pertemuan 4
Rekrutmen dan Seleksi
Rekrutmen
• Proses pencarian atau mengundang calon-calon tenaga kerja yang mempunyai kemampuan sesuai dengan rencana dan kebutuhan organisasi di waktu tertentu, untuk melamar kerja
Seleksi
• Proses memilih seseorang dari kelompok pelamar yang
paling cocok/mampu menduduki posisi tertentu dan
untuk organisasi.
Jenis rekrutmen:
– Rekrutmen Internal
• proses untuk mendapatkan tenaga kerja atau SDM yang dibutuhkan denganmempertimbangkan tenaga kerja yang sudah ada atau yang sudah dimiliki oleh perusahaan
– Rekrutmen Eksternal
• perusahaanmendapatkan tenaga kerja atau SDM yang akan ditempatkan pada suatu jabatan tertentu dengan memperolehnya dari luar perusahaan, atau seringkali dinamakan sebagai outsourcing
SELEKSI: Mengapa Penting?
– Kinerja organisasi selalu tergantung dari kenerja dari orang-orang yang ada di bawahnya
– Biaya merekrut dan mempekerjakan karyawan itu mahal
Faktor lingkungan yang mempengaruhi proses seleksi
• Pertimbangan hukum : persentase wanita,non diskriminasi,peraturan tenaga kerja
• Waktu yang dimiliki untuk mengambil keputusan (pendek,waktu panjang)
• Hirarki organisasi
• Tipe organisasi: pemerintah,swasta,LSM
• Kualitas pelamar
--------------------------------------------------------------------------------
Pertemuan 5
Pelatihan dan Pengembangan
Tujuan dari Training & Development adalah memperbaiki efektifitas kerja untuk mencapai hasil kerja yang telah ditetapkan dan dilakukan oleh Training (pelatih) untuk memperbaiki penguasaan ketrampilan dan teknik-teknik pelaksanaan pekerjaan.
Metode Pelatihan:
- On-the-job training (OJT)
- Memberikan pelajaran mengenai pekerjaan melaluipekerjaan yang sebenarnya.
- Metode
- Pelatihan
- Rotasi
- Tugas khusus
- Keuntungan
- Murah
- Adanya umpan balik segera
- Magang
- Mengkombinasikan OJT dan instruksi kelas.
- Belajar secara informal
- Belajar dari kegiatan yang dilakukan sehari-hari.
- Job instruction training (JIT)
- Memberikan daftar pekerjaan, kunci dalammelakukan kerja, dan langkah-langkah kerjanya
- Program-program pengembangan eksekutif di universitas-universitas atau lembaga-lembaga pendidikan lainnya, dimana para manajer berpartisipasi dalam program-program yang dibuka untuk umum melalui penggunaan analisa kasus, simulasi dan metode-metode lainnya.
- Latihan laboratorium, di mana seseorang belajar lebih sensitif (peka) terhadap orang lain, lingkungan.
- Pengembangan organisasi, yang menekankan perubahan, pertumbuhan, dan pengembangan keseluruhan organisasi
Pertemuan 6
PENILAIAN KINERJA
Penilaian kinerja adalah proses yang dilakukan organisasi untuk mengevaluasi hasil kerja para karyawan nya
Tujuan dan Manfaat Peniliaian Kinerja
- Perbaikan Kinerja
- Penyesuaian Kompensai
- Mendeteksi Faktor Luar yang mempengaruhi kinerja
- Tantangan Eksternal
- Validity
- Agreement
- Realism
- Objectivity
- Mengidentifikasi Tujuan spesifik peniliaian kerja
- Menetapkan standar terhadap suatu jabatan
- Menyusun kriteria kinerja dan komunikasikan pada karyawan
- melakukan penilaian kerja
- mendikusikan hasil penilaian dengan pegawai
Tidak ada komentar:
Posting Komentar